Minggu, 18 Juli 2010 14:23 WIB Solo Share :

“Masih banyak pelanggaran oleh pengguna jalan”

Solo (Espos)–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mengakui masih terjadi banyak pelanggaran yang dilakukan oleh para pengguna jalan dalam pemberlakuan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Solo Car Free Day di Jl Slamet Riyadi Solo.

Untuk mengoptimalkan pemberlakuan Solo Car Free Day setiap hari Minggu tersebut, pihaknya siap berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk penambahan personel. Kepala Dishub Kota Solo, Yosca Herman Sudrajad mengemukakan dalam pemberlakuan Solo Car Free Day, masih banyak hal yang perlu dibenahi, terutama terkait kesadaran masyarakat dalam mematuhi ketentuan.

“Masih banyak juga pengguna jalan yang ngeyel (nekat-red) melewati jalan yang sudah ditutup untuk Solo Car Free Day meskipun petugas sudah tegas melarang,” ungkap Yosca ketika ditemui wartawan di rumahnya, Minggu (18/7).

Terkait hal itu, Yosca mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti Satpol PP, Linmas (Perlindungan masyarakat-red) dan kepolisian untuk memperketat brikade di jalur Solo Car Free Day. Selain itu, pihaknya berencana menambah personel petugas di lapangan. “Koordinasi terutama kami lakukan untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan saat Solo Car Free Day diberlakukan,” kata Yosca.

sry

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…