Sabtu, 17 Juli 2010 18:20 WIB Boyolali Share :

Nyenggol mobil, pembonceng sepeda motor tewas terlindas

Boyolali (Espos)–Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di ruas Jalan Semarang-Solo tepatnya di sebelah barat RM Sarimulyo, Kuwiran, Banyudono, Sabtu (17/7) sore. Akibat peristiwa itu, seorang pembonceng sepeda motor tewas di lokasi kejadian. Sementara pengendara motor mengalami luka berat.

Informasi yang dihimpun Espos, kemarin menyebutkan peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Supra Nopol H 4839 KL yang dikendarai Muslich, 45, warga Bangunharjo, Banyumanik, Semarang bersama istrinya Mugirah, 46, berboncengan melaju dari arah barat (Semarang) menuju timur (Solo).

Sebelum sesampai di lokasi kejadian, Muslich berusaha untuk menyalip sebuah mobil pikap warna hitam yang tengah melaju beriringan. Namun saat menyalip, korban kehilangan keseimbangan. Akibatnya, setang motor mengenai mobil yang tidak diketahui nomor polisi (Nopol) itu.
Kedua korban terjatuh. Nahas menimpa Mugirah. Dirinya terlindas mobil yang tidak diketahui nopolnya yang melaju dari arah timur (Solo).

Mugirah tewas di lokasi kejadian. Sementara, Muslich mengalami luka parah disejumlah bagian tubuh dan dilarikan ke RSU Banyudono yang tak jauh dari lokasi kejadian. Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib SIK melalui Kasatlantas AKP Sugandi membenarkan adanya peristiwa itu. Menurut Kasatlantas, korban tewas dibawa ke RSU Pandan Arang Boyolali guna divisum.

fid

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…