Sabtu, 17 Juli 2010 19:51 WIB Ekonomi Share :

Bulog siap gelar OP beras

Jakarta–Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) akan segera melakukan operasi pasar (OP) untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Beras tersebut akan dijual Rp 400-500 di bawah harga pasar.

“Kami sudah memerintahkan kepada Bulog untuk segera melakukan intervensi terhadap harga beras melalui operasi pasar dari cadangan beras pemerintah,” ujar  Sekretaris Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo dalam diskusi bertajuk ‘Sembako Melejit, Rakyat Menjerit’ di Warung Daun Cikini yang diadakan Radio Trijaya, Sabtu (17/6).

Menurut Gunaryo, dengan menggelontorkan beras dengan harga sekitar Rp 400-500 di bawah harga pasar, maka diharapkan harga beras di masyarakat bisa kembali normal.

“Perbedaan harganya memang tidak boleh terlalu jauh karena kalau disparitas harganya tinggi nanti malah akan diserap pedagang untuk dijual kembali,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai lokasi-lokasi yang menjadi target pendistribusian beras tersebut, Gunaryo menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari pihak Bulog.

“Senin mereka akan menginformasikan kepada kami secara resmi dari mereka,” katanya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog, Sutono menyatakan, pihaknya siap untuk segera merealisasikan permintaan pemerintah tersebut.  Apalagi dalam dua bulan terakhir, harga beras melonjak di kisaran Rp 200-800 per liter.

“Untuk mengatasi gejolak harga, Bulog siap siaga penuh untuk melakukan operasi beras. Tapi untuk melaksanakan operasi pasar tersebut, kami masih harus melakukan koordinasi dulu dengan pemerintah daerah setempat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sutono juga memastikan pasokan beras cukup sampai akhir tahun. Saat ini stok beras di gudang bulog mencapai 1,75 juta ton dan cdangan beras pemerintah sebanyak 530.000 ton.

“Untuk stok beras, Insya Allah cukup,” tegasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…