Jumat, 16 Juli 2010 20:27 WIB Solo Share :

Pagar PGS dan Beteng akan dirobohkan

Solo (Espos)–Pagar depan pusat perbelanjaan Pusat Grosir Solo (PGS) dan Beteng bakal dirobohkan. Rencana tersebut berkaitan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk melakukan penataan di sejumlah kawasan utama Kota Bengawan.

Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan langkah merobohkan pagar yang dilanjutkan dengan menggantinya dengan hijauan alias pagar tanaman. Hal itu terkait dengan keinginan Pemkot untuk menguatkan identitas Kota Solo sebagai kota yang hijau.

“Dimulai dari Jl Jenderal Sudirman, lalu Jl Mayor Sunaryo dimana ada PGS dan Beteng. Pagar beton depan PGS dan Beteng perlu diganti pagar tanaman. Pasar Gede juga nantinya sampai sana, Pasar Gede akan kita garap juga,” papar Jokowi, saat berbicara di hadapan peserta Public Hearing Rencana Pembangunan Kantor Bank Indonesia Solo, di Bale Tawangarum, Jumat (16/7).

Jokowi menerangkan, penataan kawasan Kota Solo kini mulai diarahkan untuk mempertegas identitas kota. Identitas sendiri bisa diwujudkan dalam memilih jenis material bangunan, desain bangunan dan ketersediaan ruang terbuka hijau.

tsa

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…