Jumat, 16 Juli 2010 14:35 WIB Solo Share :

16 Keluarga di bantaran Pucangsawit dideadline

Solo (Espos)–Sebanyak 16 keluarga yang selama ini tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo tepatnya di RT 2/RW VI Kelurahan Pucangsawit, Jebres, diberi batas waktu (deadline) hingga pekan depan, supaya segera angkat kaki.

Pasalnya petugas Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) segera mengerjakan proyek peninggian dan pelebaran tanggul. Penegasan kembali batas waktu kepindahan warga bantaran dilakukan saat tim gabungan BBWSBS, kelurahan dan kelompok kerja (Pokja) relokasi melakukan kroscek data warga relokasi dengan kondisi lapangan, Jumat (16/7).

Pemeriksaan lapangan dipimpin Lurah Pucangsawit, Sri Warsiti, diikuti petugas BBWSBS, serta Pokja relokasi. Anggota Pokja relokasi Pucangsawit, Budi Haryanto, menjelaskan, 16 keluarga di RT 2/RW VI belum pindah lantaran ada keluarga yang punya gawe menikahkan anak mereka. Sebanyak 16 keluarga itu sendiri seharusnya sudah pindah ke lahan relokasi di Ngemplak Sutan, Mojosongo. Sementara saat ditanya kondisi rumah di Ngemplak Sutan, menurut Budi, sudah selesai alias dapat ditempati. Termasuk sudah dipasangnya daun pintu rumah bagian belakang yang sempat dikeluhkan warga relokasi.

kur

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…