Kamis, 15 Juli 2010 15:39 WIB Klaten Share :

Salah kirim rekening, GTT harus buat surat kuasa

Klaten (Espos)--Sebanyak 800 guru tidak tetap (GTT) di Klaten diminta membuat surat kuasa kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah (Jateng) Cabang Klaten menyusul terjadinya kesalahan pengiriman tunjangan studi lanjut ke nomor rekening mereka.

Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Muzayin, Kamis (15/7), mengatakan surat kuasa tersebut berisi kesediaan GTT agar BPD Cabang Klaten memindahkan tunjangan yang sudah mereka terima senilai Rp 2 juta kepada guru pegawai negeri sipil (PNS) yang sedang mengikuti studi S-1 atau D-4. “Surat kuasa itu ditandatangani GTT di atas materai. Hari ini, semua GTT kami minta untuk mengirimkan surat kuasa itu kepada kami,” ujar Muzayin kepada wartawan di Gedung Olahraga (GOR) SMAN 3 Klaten.

Lebih lanjut, Muzayin menjelaskan, sebelumnya rekening GTT sempat ditahan dan diblokir oleh BPD Jateng setelah mendapatkan instruksi dari Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng sejak Selasa
(6/7) lalu. Kebijakan itu, kata Muzayin, ditempuh LPMP agar GTT tidak menggunakan tunjangan yang terlanjur diterimanya tersebut. Sementara bagi GTT yang sudah terlanjur membelanjakan tunjangan itu, mereka
wajib mengembalikannya.

mkd

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…