Kamis, 15 Juli 2010 16:18 WIB Klaten Share :

Ratusan tabung bocor, Pemkab siap panggil agen

Klaten (Espos)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan memanggil semua agen tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang beroperasi di wilayahnya. Hal itu menyusul temuan sekitar 800 tabung gas yang mengalami kebocoran.

Kabag Perekonomian, Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkab Klaten, Sri Sumanto mengatakan, pemanggilan agen-agen itu akan dilaksanakan dalam jangka dekat. Menurutnya, jumlah agen yang mendistribusikan tabung gas
elpiji ukuran 3 kg ke semua pangkalan yang tersebar di Klaten berjumlah 10 tempat. Meski sekitar 800 tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang bocor itu ditemukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Karangwuni, kata Sumanto, tidak menutup kemungkinan ditemukan kebocoran tabung di setiap agen.

“Pemanggilan itu adalah langkah preventif untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan menimpa warga sebagai konsumen tabung gas elpiji itu,” ujar Sumanto saat ditemui wartawan di sela-sela kesibukannya, Kamis (15/7).

Sumanto menjelaskan, dalam pertemuan itu, pihaknya akan meminta setiap agen bisa mencermati kemungkinan adanya tabung gas yang bocor. Selain itu, Sumanto juga meminta setiap agen memastikankan kelengkapan tabung
gas itu menyesuaikan standar nasional Indonesia (SNI).

Sebagaimana diberitakan, sekitar 800 tabung gas elpiji ukuran 3 kg ditemukan dalam kondisi bocor di SPBE PT Kanama di Desa Karangwuni, Kecamatan Ceper, Klaten. Manager Operasional PT Kanama, Hendra Gunawan mengatakan sekitar 800 tabung elpiji yang bocor itu merupakan jumlah komulatif sejak tanggal 1 Juni lalu.

Menurutnya, jumlah tabung elpiji ukuran 3 kg yang mengalami kerusakan rata-rata mencapai 30 buah per hari. Umumnya, kebocoran tabung gas LPJ itu dikarenakan adanya kerusakan pada bagian valve atau alat yang
menghubungkan lubang tabung dengan regulator.

mkd

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…