Kamis, 15 Juli 2010 10:55 WIB Hukum Share :

Polisi tangkap pelaku percobaan perampokan

Surabaya–Polisi berhasil menangkap Edy Suprapto, 25, pelaku percobaan perampokan yang dilakukan di rumah milik Lilik Clara, 78, warga Jln. Jemur Andayani, Surabaya, Jawa Timur, Rabu malam (14/7).

“Pelaku kami tangkap di rumahnya, kawasan Tirtoyudho, Malang. Ini setelah kami melakukan pemeriksaan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku mengarah ke Edy,” tegas Kapolsek Wonocolo AKP Esti Setija Oetami, Kamis (15/7).

Hasil penyelidikan polisi, kata dia, menyimpulkan bahwa pelaku bukanlah orang baru, karena sudah tahu dan hapal situasi di dalam rumah. Dugaan polisi benar, karena Edy pernah ikut merenovasi rumah milik janda tersebut sebulan lalu.

Esti menjelaskan, ketika beraksi, pelaku memang tergolong sangat tega dan nekat. Kendati korban sudah berusia renta, pelaku melukai korbannya. Tidak hanya memukul kepala korban dengan guci, oleh pelaku korban juga digulung sprei.

“Tidak cukup disitu, korban diangkat dan dimasukkan ke bagasi mobil korban yang berada di dalam garasi rumah. Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan, sebab jika terlambat sedikit saja bisa berakibat fatal,” ujar Esti.

Pelaku, lanjut dia, juga mengambil televisi yang kemudian diamankan di dalam mobil. Pelaku juga berniat kabur membawa mobil merk KIA Picanto warna hitam milik korban. Niat pelaku gagal total melakukan aksinya. Ketika hendak kabur, ia mengetahui kedatangan seorang pengantar makanan yang biasa mengirim makanan untuk korban.

Pengantar makanan itu curiga, sebab tak ada jawaban dari dalam rumah meski bel sudah dipencet beberapa kali. Pengantar makanan itu semakin curiga ketika melihat mesin mobil di garasi dalam keadaan menyala. Dia lalu melapor ke satpam setempat, kebetulan juga ada anggota bintara pembinaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas) Polsek Wonocolo.

“Satpam dan polisi berusaha masuk ke rumah, dan menemukan korban di dalam bagasi mobil dengan keadaan terluka. Petugas lalu mencari pelaku, tapi sudah keburu meloloskan diri,” jelas Esti.

Beberapa hari terakhir, Surabaya diacak-acak perampok. Dalam sehari, beruntun terjadi tiga kali aksi dan sekali percobaan perampokan. Berkat kecekatan polisi, pelaku percobaan perampokan berhasil ditangkap.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…