Kamis, 15 Juli 2010 18:03 WIB Karanganyar Share :

Pembebasan lahan Kampung Purba Dayu sisakan 8.000 meter

Karanganyar (Espos)–Pemkab Karanganyar mengejar sisa waktu penyediaan lahan pengembangan Kampung Purba Dayu yang deadline sampai akhir tahun 2010. Hal itu karena total lahan yang berhasil dibebaskan sejauh ini  baru 2.000 meter persegi (m2).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karanganyar, Sutarno, dalam penjelasannya kepada wartawan menyebutkan Pemkab setidaknya harus menyediakan lahan seluas satu hektare untuk program tersebut. Sehingga dengan luasan lahan yang telah dilepaskan itu, masih ada kekurangan yang harus dipenuhi seluas 8.000 m2.

“Untuk proyek Kampung Purba Dayu, tahun 2010 ini ada anggaran dari APBD senilai Rp 1 miliar. Rp 800 juta dari total dana itu lah yang nanti akan dimanfaatkan guna pengadaan lahan yang masih kurang 8.000 m2,” ungkapnya ditemui dalam sebuah kesempatan, Kamis (15/7).

Sutarno menjelaskan, terkait proyek pengembangan Kampung Purba Dayu, pemerintah pusat telah menyetujui penyaluran dana senilai Rp 15 miliar. Namun demikian bantuan itu terancam hilang dan ditarik lagi jika proses pengadaan lahan melebihi tenggat waktu yang disepakati.

Dia menambahkan, terkait pengadaan lahan tersebut, saat ini tim penaksir masih melakukan penghitungan. Proses pembebasan lahan sendiri dimungkinkan akan berjalan alot mengingat adanya indikasi warga menaikkan harga jual tanah. “Hal itu menjadi salah satu kekhawatiran karena berisiko menghambat upaya pelepasan lahan dari warga pemilik,” paparnya.

Seperti pula disampaikan, wacana pengembangan Kampung Purba Dayu sudah mencuat sejak beberapa tahun terakhir. Program itu sekaligus dalam rangka menjadikan Dayu sebagai lokasi wisata bersinergi dengan kompleks Sangiran di Sragen. Namun karena berbagai kendala yang dialami, pelepasan lahan pun sejauh ini baru menyelesaikan sekitar 20%-nya.

Menurut penuturan Sutarno, pengembangan Kampung Purba Dayu juga direncanakan untuk menunjang kegiatan penelitian, terutama di bidang kepurbakalaan. Tak hanya dari pemerintah pusat, wacana tersebut juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jateng.

try

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…