Kamis, 15 Juli 2010 12:52 WIB Solo Share :

Pembangunan STP terancam molor

Solo (Espos)–Pembangunan Solo Techno Park (STP) yang direncanakan rampung pada 2012 terancam molor menyusul seretnya anggaran. Hingga saat ini baru 30% dari total lima bangunan utama yang telah berdiri.
Selebihnya, belum ada kepastian anggaran. Anggaran pembangunan gedung pusat perdagangan alias trade center yang dijadwalkan tahun ini pun hingga kini belum jelas. Anggaran senilai Rp 12 miliar dari Kementrian Perdagangan tersebut semula dikabarkan telah masuk dalam APBN perubahan 2011. Namun, nyatanya hingga saat ini belum ada kejelasan.

Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan besar kemungkinan anggaran senilai Rp 12 miliar tidak akan turun tahun ini. Selain disebabkan belum jelasnya keberadaan anggaran dalam APBN perubahan, terbatasnya waktu pekerjaan juga tidak memungkinkan pembangunan gedung trade center dilakukan tahun ini.
“Ini ada miss komunikasi. Dengan kondisi sekarang, saya rasa memang sulit untuk tetap mengerjakan tahun ini. Ini kan pekerjaan fisik, butuh waktu lama. Jadi, kami akan ajukan lagi proposal untuk APBN 2011,” papar Rudy, sapaan akrabnya, saat ditemui wartawan, di Balaikota, Rabu (14/7).

tsa

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…