Kamis, 15 Juli 2010 13:39 WIB News Share :

KAI tak gentar diadukan ke Polri

Jakarta–Kongres Advokat Indonesia (KAI) akan diadukan ke Mabes Polri oleh pimpinan Mahkamah Agung (MA) yang merasa difitnah karena dituding menerima suap. KAI mengaku siap menghadapi.

“Kalau itu dilaporkan keterlaluan. Kita kan hanya ingin surat edaran soal wadah tunggal advokat itu dicoret,” kata angota KAI, Harapan Doloksaribu, saat dihubungi detikcom, Kamis (15/7/2010).

Pria yang akrab disapa Dolok ini mengaku, sebenarnya pada unjuk rasa Rabu (14/7) kemarin, KAI ingin melakukan secara damai. Tapi karena tidak diberi tanggapan, para pengunjuk rasa yang umumnya dari daerah pun mencari jalan ke dalam. Pagar gedung MA pun dijebol.

“Lagi pula pintu itu sudah rusak,” tambah Dolok.

Terkait foto Ketua MA Harifin A Tumpa yang diinjak-injak, Dolok menegaskan, pihaknya tidak tahu siapa yang melakukan. Tapi menurutnya wajar saja ada aksi itu.

“Itu gara-gara Ketua MA tidak datang menemui kita. Jadi injak-injak itu hal yang wajar, kita maklumi,” tegasnya.

Dolok menuturkan, sebenarnya sesuai kesepakatan, organisasi wadah tunggal itu bukan bernama Peradi. Kesepakatannya dicari nama lain, tetapi mengapa kemudian MA mengesahkan Peradi.

“Peradi wadah tunggal, kita tidak setuju,” tutupnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…