Kamis, 15 Juli 2010 16:44 WIB Sragen Share :

2 Penjaga digendam, toko perhiasan dikuras

Sragen (Espos)–Toko perhiasan perak berlapis emas Sion di kompleks Pasar Kota Sragen dikuras dua orang tak dikenal dengan modus penipuan menggunakan ilmu gendam, Rabu (14/7) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, perhiasan berupa kalung, gelang dan cincin senilai Rp 12,7 juta amblas.

Informasi yang dihimpun Espos, Kamis (15/7),  menyebutkan, Peristiwa itu bermula saat dua orang penjaga toko Sion, Sri Haryati, 20, warga Pangle, Sambungmacan dan Nur Aswatun Jannah, 22, warga Pengkol, Ngebo, Kalijambe hendak siap-siap menutup toko sekitar pukul 15.30 WIB.

Tiba-tiba datang seorang laki-laki dan perempuan dalam kondisi hamil dengan menggunakan motor Yahama Mio. Dua orang itu melihat-lihat perhiasan tersebut cukup lama sambil bertanya-tanya soal perhiasan.

Tak lama kemudian, laki-laki tak dikenal itu menawarkan dua kotak teh kepada dua penjaga toko. Sontak dua penjaga toko itu mau menerima tawaran teh tersebut dan langsung meminumnya.

Dalam selang waktu beberapa menit, dua penjaga toko seperti dihipnotis dan menuruti permintaan dua orang pelaku itu. Sejumlah kalung, gelang dan cincin diserahkan begitu saja kepada dua orang tak dikenal itu. Sebelum kabur, dua orang yang masih dalam pelacakan petugas itu sempat menitipkan barang di dalam kardus mi instan.

trh

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…