Rabu, 14 Juli 2010 16:48 WIB News Share :

Rumah dieksekusi, pemilik coba bunuh diri

Medan–Proses eksekusi rumah milik Ledika Sitompul di Jl Sei Selayang, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Medan, Sumatera Utara (Sumut) diwarnai kericuhan, Rabu (14/7) siang. Pemilik rumah sempat menjerit histeris dan mencoba bunuh diri untuk menghalangi juru sita melakukan eksekusi.

Kericuhan terjadi saat Ledika Sitompul dan sejumlah keluarganya tetap ngotot bertahan di dalam rumah, saat petugas sita mengeluarkan seluruh barang-barang dari dalam rumah. Meski Ledika Sitompul mencerca habis-habisan, namun juru sita tetap mengeluarkan seluruh isi rumah secara paksa. Putus asa dengan sikap juru sita, Ledika Sitompul kemudian mengambil tali dan mencoba bunuh diri.

Petugas kepolisian yang disiagakan di lokasi eksekusi langsung sigap mengamankan Ledika Sitompul dan membawanya menjauh dari lokasi eksekusi. Akibatnya, Ledika menjerit histeris dalam apitan petugas. Menurut Ledika, rumah di atas lahan seluar 447 meter persegi adalah milik keluarganya sejak puluhan tahun lalu.

“Kami punya bukti sertifikat dari Camat. Tapi mengapa Pengadilan Negeri Medan memenangkan lawan kami. Kami tidak terima. Ini cacat hukum,” kata Sitompul.

Sementara juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan, Hasil Sembiring, mengatakan, eksekusi rumah dan lahan dilakukan setelah Porman Sihombing memenangkan gugatan atas rumah dan lahan di PN Medan.

“Kami hanya pelaksana putusan di lapangan. Penggugat telah memenangkan gugatannya di PN Medan. Berdasarkan putusan itu makan lakukan eksekusi hari ini,” kata Sembiring.

Saat proses eksekusi berlangsung, keluarga pemilik rumah menangis memohon kepada petugas agar eksekusi ditangguhkan. Namun petugas tetap memaksa keluarga pemilik rumah menjauh dari lokasi eksekusi guna mempermudah proses eksekusi.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…