Rabu, 14 Juli 2010 13:04 WIB Sragen Share :

Pertamina resosialisasi safety elpiji

Sragen (Espos)–PT Pertamina melakukan resosialisasi penggunaan safety elpiji tiga kilogram masyarakat di Bumi Sukowati, Rabu (14/7), sebagai langkah antisipasi ledakan tabung elpiji yang belakangan sering terjadi di sejumlah daerah. Sebagian besar kasus ledakan tabung elpiji disebabkan adanya kandungan propana yang mencapai 30% dari total kapasitas elpiji dalam tabung tiga kilogram.

Resosialisasi yang digelar di aula Kecamatan Sragen Kota itu dihadiri Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Rihandayani, sejumlah perwakilan stasiun pengisian bahan energi (SPBE) dan puluhan tokoh masyarakat di Kecamatan Sragen. Resosialisasi itu bakal ditindaklanjuti dengan mendatangi warga secara door to door.

Koordinator Tim G-Sert Elpiji Rayon II PT Pertaminan Yogyakarta, Arieke M Taufan dalam kesempatan itu menerangkan, kandungan elpiji terdiri atas 30% zat propana dan 70% zat butana.

trh

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…