Rabu, 14 Juli 2010 18:00 WIB Wonogiri Share :

Pendirian gedung SMKN dilengkapi dengan hotel

Wonogiri (Espos)–Hotel yang dibangun di lingkungan sekolah akan berdiri di Pracimantoro, Wonogiri. Dalam maket pembangunan unit sekolah baru (USB) SMKN 1 Pracimantoro, selain gedung dan kelas untuk kegiatan belajar mengajar juga di pinggir jalan jalur lintas selatan (JLS) akan didirikan hotel dan area bisnis.

Pendirian hotel itu sebagai pelengkap keberadaan SMKN baru di Pracimantoro, karena sekolah baru itu membuka jurusan akomodasi perhotelan dan jasa boga. Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi beserta Muspida Wonogiri meletakkan batu pertama pembangunan unit sekolah baru (USB) yang dianggarkan menelan dana senilai Rp 2 miliar, Rabu (14/7).

“Jangan sampai mangkrak, dan pemilihan Pracimantoro untuk pembangunan SMKN perhotelan untuk pemerataan pembangunan. Di Pracimantoro ada jalur lintas selatan dan museum karst, sehingga kami berharap ke depan Wonogiri akan lebih maju,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan jurusan pariwisata dipilih karena ikon Wonogiri sebenarnya adalah sektor pariwisata. “Kami targetkan, akhir tahun ini pembangunan sudah selesai. Anggaran sudah tersedia dan Pemkab juga mengalokasikan dana sharing.”

Karena bergerak di bidang pariwisata, Bupati di hadapan guru dan tenaga non kependidikan SMKN 1 Pracimantoro meminta materi bahasa asing selain Bahasa Inggris ditambah. “Minimal bahasa China bisa diajarkan di sekolah, selain juga kesenian menari ataupun menyanyi.”

Sebelumnya Kepala Disdik Wonogiri, H Suparno mengatakan USB SMKN 1 Pracimantoro merupakan satu dari 45 USB SMKN yang disetujui pemerintah pusat. “Saat itu ada 400-an proposal yang masuk ke Depdiknas, namun berkat kerja keras Pak Bupati, Wonogiri mendapatkan satu USB. Pembangunan USB SMK ini juga menjadi langkah menuju kabupaten vokasi di Wonogiri.”

Lebih lanjut mantan Kepala SMAN 2 RSBI Wonogiri menjelaskan tahun ini terdapat anggaran senilai Rp 1,2 M terdiri atas dana pusat senilai Rp 750 juta dan dana sharing Pemkab Wonogiri senilai Rp 450 juta. Pembangunan USB ditarget selesai enam bulan.

“Pembangunan SMK ini diharapkan mampu mencetak wirausaha dan tenaga kerja yang handal dan tamatan SMKN 1 Pracimantoro siap kerja, cerdas dan kompetitif di tingkat regional, nasional dan internasional.”

Dikatakannya pembangunan USB di Pracimantoro akan memakan waktu lima tahun sesuai dengan memorandium of understanding (MoU) antara Bupati Wonogiri dengan Kementerian Pendidikan Nasional. Kepala Kelurahan Gedong, Pracimantoro, Paulus Tamadi yang juga sekretaris pelaksana pembangunan mengatakan tahap I akan dibangun di lahan seluas 3,3 ha. “Ada 58 siswa yang sudah diterima dan jika masih ada anak yang ingin masuk masih bisa diterima.”

Tamadi menjelaskan lahan yang dipakai adalah lahan aset Pemkab Wonogiri. Karena belum memiliki gedung sendiri, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan meminjam ruang jelas SDN 3 Gedong Pracimantoro.

tus

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…