Rabu, 14 Juli 2010 17:55 WIB News Share :

KAMMI demo tolak kenaikan TDL

Semarang (Espos)--Puluhan mahasiswa tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Semarang, menggelar demonstrasi menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL).

Unjuk rasa yang diawali dari kawasan bundaran air mancur dilanjutkan ke Gedung DPRD Jateng, Jl Pahlawan, Kota Semarang, Rabu (14/7). Mereka menilai meski kenaikan TDL hanya diberlakukan bagi pelanggan 1.300 VA, namun tetap membawa dampak pada sektor-sektor lain, misalnya kenaikan bahan pokok makanan dan transportasi.

Namun keinginan pengunjuk rasa KAMMI bertemu langsung dengan anggota Dewan gagal, sebab mereka diadang petugas kepolisian di depan pintu gerbang Gedung DPRD. Pintu gerbang ditutup rapat dan puluhan polisi membuat pagar batas di depannya. Sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa yang ingin memaksa masuk dengan aparat polisi.

Dalam tuntutannya, KAMMI antara lain meminta kepada anggota DPRD Jawa Tengah agar secara resmi menolak kenaikan TDL yang memberatkan masyarakat. Selain itu juga mengimbau kepada masyarakat supaya tak melakukan tindakan anarkis dalam menyikapi kenaikan TDL.

oto

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Ada Kabar Hoaks Apa Hari Ini?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (04/01/2018). Esai ini karya Yessita Dewi, penulis cerita pendek dan aktif di Buletin Sastra Pawon. Alamat e-mail penulis adalah yessitadewi@gmail.com. Solopos.com, SOLO—Tung! Tung! Tung! Notifikasi telepon pintar saya berbunyi. Fungsinya sama dengan kentungan,…