Rabu, 14 Juli 2010 18:41 WIB Wonogiri Share :

Aksi cabut paku warnai MOS SMK

Wonogiri (Espos)–Aksi yang dilakukan oleh ratusan siswa baru SMK Pancasila 1 Wonogiri mewarnai pemandangan di beberapa ruas jalan Kecamatan Wonogiri, Rabu (14/7) pagi. Mereka melakukan pencabutan paku yang melekat di pohon-pohon kota.

Beberapa tempat yang mereka pakai untuk melakukan aksi itu antara lain kawasan Jl Jendral Sudirman, kawasan depan Pasar Wonogiri serta beberapa tempat lainnya. Dalam menyusuri jalanan kora, mereka berbekal alat seperti pencatut paku, tang, sapu dan sabit. Rata-rata mereka melakukan penyusuran secara bergerombol dengan didampingi anggota OSIS sekolah itu.

Kepala SMK SMK Pancasila 1, Soedarno mengatakan hal itu merupakan kegiatan yang rutin dilakukan sekolah setiap ajaran baru dimulai. Dia mengatakan aksi itu merupakan salah satu apresiasi terhadap maraknya pemasangan paku di pohon yang kerap terjadi saat musim kampanye tiba.

“Kalau bahasa pohon, mereka (pohon-red) pasti tidak mau dipasangi paku. Bahkan tahun lalu, aksi seperti itu berhasil membawa pulang paku sekitar tujuh kilogram dan dijual oleh anak-anak,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan di SMK itu, Joko Purwanto, mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu agenda dalam masa orientasi (MOS) siswa baru. Dia menyebut agenda itu merupakan salah satu pengenalan terhadap program yang dimiliki organisasi pecinta alam di sekolah itu yang bernama Sapta Satria Giri SMK Pancasila 1 Wonogiri.

Kali itu, aksi diikuti oleh seluruh siswa baru yang totalnya 480 siswa. Mereka berasal dari 12 kelas, yakni enam dari kelas Jurusan Otomotif dan enam kelas Jurusan Pemesinan. “Selain mencabuti paku, kami juga menggiring siswa untuk membersihkan beberapa masjid serta mengirimkan sumbangan buku untuk dua panti asuhan di WOnogiri, yakni Panti Asuhan Yayasan Aisyah dan SLB Giri Wiyata Dharma,” terangnya.

m85

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…