Selasa, 13 Juli 2010 19:40 WIB Boyolali Share :

Dana terbatas, baru 5% pintu air rusak diperbaiki

Boyolali (Espos)–Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan Perhubungan dan Kebersihan (DPUPPK) Boyolali, Budi Wiryawan mengatakan hingga saat ini pihaknya baru bisa melakukan perbaikan dan penggantian pintu air irigasi yang hilang dan rusak sekitar lima persen dari jumlah pintu air yang rusak atau hilang sebanyak 35 unit.

Meski demikian, jelas Budi, pihaknya telah mengajukan bantuan ke pusat untuk perbaikan pintu air yang hilang. Berdasarkan catatan DPUPPK Boyolali jumlah pintu air di Boyolali mencapai sekitar 500 unit. Perbaikan dan penggantian unit pintu air itu dilakukan, menyusul sering terjadinya kasus pencurian pintu air.

Pihak DPUPPK, jelas Budi, telah memasang alat pengaman berupa pemasangan plat penutup komponen wing werk atau piringan desain khusus, sehingga pelaku pencurian akan kesulitan mengambil komponen peralatan pintu air. “Pemasangan itu akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan pagu anggaran yang ada di DPUPPK Boyolali,” tandas dia. Budi mengatakan munculnya pencurian perangkat pintu air itu dikarenakan nilai jual yang cukup tinggi karena bahan yang terbuat dari kuningan.

fid

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….