Selasa, 13 Juli 2010 23:38 WIB Ekonomi Share :

Asesoris tabung elpiji diminta tidak dilepas di pasaran

Solo (Espos)–Selang dan regulator tabung elpiji 3 kilogram berstandar nasional Indonesia (SNI) yang rencananya akan dikomersialkan oleh pemerintah, diminta tidak dijual di pasaran bebas.

Hal ini disampaikan Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Solo, Joko Wiwoho, Selasa (13/7). Hal tersebut guna menghindari potensi kecurangan yang bisa saja dilakukan pedagang serta terjadinya kenaikan harga di pasaran.

“Sekarang, produk selang dan regulator itu memang belum masuk Solo. Tapi, besok (Rabu-red) di sela-sela forum diskusi perlindungan konsumen yang akan digelar di Semarang, akan kami usulkan kepada Pertamina agar peredaran asesoris itu diperketat di agen atau pangkalan resmi saja,” tutur Joko, saat ditemui Espos di ruang kerjanya.

Ia mengatakan, jika Pertamina menjual asesoris tersebut di pangkalan maupun agen resmi Pertamina, maka Pertamina bisa menekan pemilik agen dan pangkalan untuk tidak menaikkan harga jual. “Tapi, jika di ritel, maka harganya bisa naik. Jika sekarang pemerintah menawarkan harga Rp 35.000 untuk bisa mendapatkan selang dan regulator, maka jika di ritel harganya bisa lebih tinggi,” papar Joko.

Ia mencontohkan, di beberapa toko ritel di Kota Solo, dari pantauan Sidak beberapa waktu lalu, sebenarnya sudah banyak beredar asesoris-asesoris tabung ber-SNI seperti yang nantinya akan ditawarkan oleh pemerintah kepada masyarakat. “Ada yang ber-SNI, ada pula yang standar produk dari kebutuhan program konversi. Semestinya, untuk produk yang hanya standar produk konversi, Pertamina menarik semua produk itu. Termasuk tabung yang tidak ber-SNI. Dan asesoris ber-SNI, mestinya hanya pihak tertentu saja yang bisa jual. Biar pengawasan terhadap peredaran produk lebih mudah.”

haw

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…