Selasa, 13 Juli 2010 15:30 WIB Ekonomi Share :

15% Koperasi di Solo kurang sehat

Solo (Espos)–Sebanyak 15% dari 541 koperasi yang ada di Kota Solo masuk dalam kategori koperasi kurang sehat. Demikian disampaikan Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Solo, Didik Adi Putranto, Selasa (13/7).

“Menurut catatan kami, dari 541 unit koperasi yang ada di Solo baik koperasi serba usaha (KSU), koperasi simpan pinjam (KSP) maupun koperasi jasa keuangan syariah, ada 15% atau sekitar 80 unit koperasi yang kurang sehat. Indikasi kurang sehatnya koperasi itu, bisa dilihat dari administrasi yang buruk, organisasi yang kurang rapi dan modal usaha yang kurang,” tutur Didik saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Indikasi-indikasi itu, lanjutnya, disebabkan karena sumber daya manusia (SDM) yang kurang berkualitas sehingga dalam pengelolaan fasilitas koperasi, teknologi, pembiayaan termasuk adanya lembaga penjaminan masih kalah dengan bank-bank konvensional. Didik mengatakan, Dinkop sudah melakukan penanganan-penanganan untuk menyehatkan kembali koperasi-koperasi tersebut, antara lain dengan pembinaan kepada SDM melalui bimbingan teknis seperti halnya pendidikan akuntansi.

haw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….