Senin, 12 Juli 2010 14:13 WIB News Share :

Yusril diperiksa penyidik Kejagung

Jakarta–Mantan Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra yang menjadi tersangka dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Kementerian Hukum dan HAM, diperiksa penyidik Kejaksaan Agung di Jakarta, Senin (12/7).

Menjelang pemeriksaan, Yusril menyatakan kedatangan dirinya ke Kejagung untuk menghargai panggilan kejaksaan sebagai sebuah institusi.

“Jadi saya bersedia di-BAP, dan saya akan menegaskan apa jawaban saya,” katanya.

Sedianya penyidik akan memeriksa juga tersangka lainnya, Hartono Tanoesudibyo, mantan Kuasa Pemegang Saham PT Sarana Rekatama Dinamika, namun yang bersangkutan masih berada di luar negeri.

Dia bersedia memenuhi panggilan Kejagung pada 15 Juli 2010 mendatang. Kendati demikian, Yusril menyatakan kalau seseorang diperiksa sebagai saksi, maka wajib menjawab pertanyaan.

“Tapi jika diperiksa sebagai tersangka, dia berhak tidak menjawabnya,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…