Senin, 12 Juli 2010 20:35 WIB Klaten Share :

Ulat serang tanaman tembakau

Klaten (Espos)–Tanaman tembakau yang baru berusia sekitar sebulan di Kecamatan Prambanan mulai terserang ulat. Akibatnya, banyak daun tembakau yang sudah berlubang karena dimakan hewan tersebut.

Wagito, 30, seorang petani tembakau asal Dukuh Grejegan Desa Kebondalem Lor Kecamatan Prambanan, Klaten mengaku resah dengan mulai mewabahnya hama ulat yang menyerang tanamannya. Menurutnya, hama ulat
itu mulai menyerang tanaman tembakau dalam dua pekan terakhir.

“Ulat ini memakan daun sehingga banyak yang berlubang. Kalau tidak segera dibasmi bisa memakan habis daunnya,” tutur Wagito saat ditemui wartawan di ladanganya, Senin (12/7).

Menurut Wagito, dibutuhkan pengamatan dini untuk mengantisipasi meluasnya serangan ulat. Wagito mengaku harus melihat kondisi satu per satu tanaman tembakau miliknya untuk memastikan ada tidaknya ulat.
Berdasarkan hasil pengamatan, jumlah ulat dalam satu batang tanaman tembakau kali ini baru 1-2 ekor. Untuk itu, dirinya cukup menggunakan cara manual guna membunuh ulat itu.

“Kalau sudah lebih dari tiga ekor, nanti saya akan menggunakan pestisida untuk membasminya,” papar Wagito.

mkd

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…