Senin, 12 Juli 2010 12:58 WIB News Share :

Tolak Senpi, Satpol PP Jombang ajukan Sajam


Jombang–
Karena masalah senjata api (senpi) masih menjadi kotroversi, akhirnya Satpol PP Jombang hanya mengajukan senjata tajam (sajam) untuk bekal pengamanan.

Kepala Satpol PP Jombang, Nawi Setijanto, mengatakan, pihaknya sudah mengajukan sajam sebanyak 100 buah lebih. Senjata itu rencananya diberikan ke anggota Satpol, baik yang ada di kabupaten maupun di kecamatan.

“Pengajuan sajam itu sudah kita masukkan lewat APBD. Insya Allah pada bulan depan sudah turun,” kata Nawi ketika ditemui di kantornya, Senin (12/7).

Selain sajam, menurut Nawi, Satpol juga mengajukan seragam dinas, sepatu, pentungan, borgol, serta tameng. Hal itu sesuai dengan yang termaktub dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 35 Tahun 2005 tentang Pedoman Pakaian Dinas Perlengkapan dan Peralatan Satpol PP.

Mengapa tidak mengajukan senpi sekalian? Nawi mengatakan, pihaknya masih menunggu pro-kontra terkait aturan penggunaan senpi yang termaktub dalam Permendagri No 26 Tahun 2010 tentang Penggunaan senpi bagi Satpol PP.

Selain itu, pihaknya juga menunggu pertemuan Satpol se-Jawa Timur yang akan digelar 21-22 Juli mendatang di Surabaya. “Kalau hasilnya kita diperbolehkan menggunakan senpi, maka kita akan segera mengajukan. Jika tidak boleh juga tidak masalah. Intinya, kita manut saja,” pungkas Nawi.

inilah/isw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…