Senin, 12 Juli 2010 14:52 WIB Sepak Bola Share :

Oleh-oleh nan menghibur

PORT ELIZABETH— Gagal melangkah ke final, gelar peringkat tiga Piala Dunia 2010 bisa menjadi hiburan bagi skuat Jerman saat meninggalkan Afrika Selatan.

Striker Jerman, Lukas Podolski, mengambil sisi positif dari hasil di turnamen ini dan menilai finis di peringkat tiga dengan mengalahkan Uruguay 3-2, menjadi sebuah kesuksesan bagi tim nasionalnya.
Pasukan Joachim “Jogi” Loew mengamankan medali perunggu di Afrika Selatan setelah bangkit dari ketertinggalan 1-2 untuk balik mengalahkan Uruguay dengan skor tipis, 3-2.

Podolski yang mengemas dua gol sepanjang turnamen ini, namun absen karena flu dalam bentrok di Nelson Mandela Bay, Minggu (11/7) dini hari WIB, mengaku bangga dengan torehan prestasi yang dicapai Der Panzer.

Dia juga berharap sang pelatih, Loew akan melanjutkan pekerjaannya menangani Tim Panser Jerman. “Peringkat ketiga adalah sebuah kesuksesan. Kami bisa bangga dengan torehan ini. Kami juga berharap Joachim Loew terus lanjut (sebagai pelatih),” ujar Podolski dilansir dari goal.com, Minggu.

Kapten Jerman, Philipp Lahm, juga menyatakan perasaan bangga dengan penampilan timnya. “Saya sangat bangga. Sangat penting kami menciptakan hasil positif di akhir Piala Dunia.”
“Kami tak mampu cukup berterima kasih kepada para suporter Jerman. Bagi kami, selalu menjadi sebuah motivasi besar bermain untuk mereka,” cetus Lahm, yang juga absen karena flu dalam duel kontra Uruguay.

Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Theo Zwanziger, tak kalah bangga dengan penampilan Der Panzer yang merupakan skuat termuda di turnamen ini. Zwanziger bahkan berjanji akan berusaha semampunya mempertahankan Loew di posisi pelatih.

“Kami memainkan sepak bola indah dalam 92 menit dan kami pantas menang. Saya sangat bangga dengan skuat muda ini. Kami memiliki seorang pelatih hebat, dan kami akan melakukan segalanya (untuk memastikan) bahwa Jogi Loew akan tetap bertahan bersama kami dan tim,” tegas Zwanziger.

Diberitakan sebelumnya, Loew belum berencana memperpanjang kontraknya yang akan habis seusai Piala Dunia 2010. Pelatih berusia setengah abad itu mengisyaratkan masih mempertimbangkan masa depannya.

“Saya tidak membuat keputusan itu sekarang. Saya butuh beberapa hari kedamaian dan privasi untuk diri saya. Saya akan membuat keputusan jika waktunya sudah tepat,” ujar Loew seperti diberitakan yahoosports.

Loew mengawali sebagai pelatih kepala Jerman seusai Piala Dunia 2006, menggantikan Juergen Klinsmann. Mantan pelatih Stuttgart, Fenerbahce dan Kaiserlautern itu terbilang sukses mengarsiteki timnya dengan membawa Jerman menjadi runner-up Euro 2008 dan tempat ketiga di Piala Dunia 2010.

Terpisah, Presiden Jerman, Christian Wulff, menyatakan akan memberikan penghargaan Federal Cross of Merit atau penghargaan tertinggi dari negara bagi warganya, untuk Joachim Loew atas kesuksesannya membawa Der Panzer menduduki peringkat tiga Piala Dunia 2010.

Presiden Wulff mengatakan para penggawa Tim Panser juga akan menerima penghargaan Silver Laurel, atau penghargaan tertinggi bagi olahragawan di Jerman  Sementara, sekitar 300.000 orang dilaporkan berkumpul bersama di sebuah area publik di Jerman untuk menyaksikan duel perebutan peringkat ketiga kontra Uruguay yang dimenangi Jerman 3-2 di Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth.

Dilansir dari yahoosports.com, Minggu, sekitar 100.000 orang juga berkumpul di dekat Brandenburg Gate di Berlin untuk nonton bareng duel perebutan peringkat tiga melalui layar raksasa. Polisi Berlin mengatakan atmosfer dalam acara nonton bareng sangat kondusif.

JIBI/SOLOPOS/anh

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…