Senin, 12 Juli 2010 02:41 WIB Sport Share :

Nonbar final Piala Dunia, SBY & para menteri begadang di Cikeas

Jakarta – Berbeda dengan empat tahun lalu, pada nonton bareng Piala Dunia kali ini  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mengundang duta besar negara finalis. Bukan tidak menghargai, tapi semata demi kenikmatan menonton.

“Waktu nonton final Piala Dunia 2006 kita mengundang Dubes, tapi jadi kikuk suasananya,” kata Menpora Andi Mallarangeng di kediaman pribadi SBY di Cikeas, Bogor, Senin (12/7).

Empat tahun silam, acara nonton bareng digelar di Istana Negara, Jakarta. Suasana kikuk yang terjadi saat itu adalah kesulitan penonton mengekspresikan dukungan kepada tim jagoan masing-masing karena merasa sungkan dengan duta besar Italia dan Prancis yang hadir.

Agar suasana serupa tak terulang, maka tahun ini sengaja dubes Belanda dan Sepanyol tak diundang. Sehingga penonton bisa lebih bebas berekspresi memberi dukungan ke tim jagoan.

“Nanti kalau Presiden dukung tim yang satu, terus Dubes satunya lagi kirim nota diplomatik gimana? Hahaha….,” canda Mallarangeng.

Undangan acara nonton bareng final Piala Dunia 2010 adalah para mantan atlet nasional, sama seperti yang lalu. Beberapa yang sudah tampak hadir di Cikeas di antaranya adalah Ruli Nere, Heri Kiswanto, Ricky Jacobi dan Anjas Asmara.

Ibu Ani Bambang Yudhoyono dan kedua putra SBY, Agus Harimurti seta Adhie Baskoro turu hadir. Selain Andi Mallarangeng, sejumlah menteri juga ikut menemani SBY begadang, antara lain Menkeu Agus Martowardjojo, Menteri BUMN Musthafa Abubakar, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Agama Suryadharma Ali.

Dalam kesempatan tersebut, SBY tampak mengenakan kaos PSSI berwarna merah dan berkerah. Sekitar pukul 01.00 WIB, semua hadirin sudah bersiap menyaksikan laga Spanyol versus Belanda itu.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…