HIJAUKAN BST- Puluhan anak TK dan Playgroup hijaukan shelter Batik Solo Trans Sriwedari [foto: lia/SPFM]
Senin, 12 Juli 2010 05:08 WIB News Share :

Menteri begadang nonton bola, jadwal ngantor pun molor

Jakarta — Laga final Piala Dunia 2010 dini hari ini terlalu seru untuk tidak ditonton, termasuk bagi para menteri. Maka dapat dipastikan jadwal mereka ke kantor harus ‘disesuaikan’ sebagai konsekuensinya.

Salah satunya adalah Menpan EE Mangindaan yang ditemui di sela acara nonton bareng di kediaman pribadi SBY di Cikeas, Bogor, Senin (12/7). Dia memastikan jadwal tiba di kantor pagi ini akan mundur dibanding hari-hari biasanya.

“Pasti telat lah, ini paling pulang jam 6 dari sini. Biasanya saya tiba di kantor jam 7, nanti mungkin jam 9. Tapi ini kan sudah dijadwalkan sebelumnya,” kata dia.

Menko Kesra Agung Laksono yang ditemui di tempat sama, memastikan dirinya masuk kantor lebih lambat dibanding biasa. “Ya, kira-kira jam 10 tiba di kantor,” ujar mantan Ketua DPR ini.

Tapi tidak demikian dengan Menag Suryadharma Ali. Ada agenda yang tidak bisa diundur meski dini hari ini dia begadang menonton bola.

“Besok jam 7 saya sudah harus ada di rumah (Almarhum) Pak Idham Chalid. Mau telat gimana?” ujar Ketum PPP ini.

Menkominfo Tifatul Sembiring pula demikian. “Nggak telat dong, kita kan sudah biasa begadang,” ujar politisi PKS ini.

Keyakinan tidak telat masuk kantor pagi ini juga disampaikan Menhan Purnomo Yusgiantoro. Dia punya trik untuk menyiasati waktu istirahat yang dipakai untuk begadang nonton bola.

“Tadi sore saya sudah tidur duluan, jadi nanti ngantor seperti biasa,” kata dia.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…