Senin, 12 Juli 2010 10:45 WIB News Share :

Jenazah Idham Chalid dilepas keluarga secara militer

Jakarta–Jenazah mantan Ketua PBNU, Idham Chalid dilepas keluarga kepada negara secara militer. Jenazah diberikan keluarga kepada Mensos, Salim Segaf Al-Jufry sebagai wakil negara, untuk dimakamkan di Perguruan Darul Quran Cisarua, Bogor.

Sebelum diserahkan, jenazah diusung dari rumah duka di Kompleks Yayasan Darul Ma’arif, Jl Cipete Raya, Jakarta Selatan, Senin (12/7), untuk disalatkan menuju Masjid Daruttaqwa di dekat rumah duka. Jenazah kemudian disalatkan dan dibacakan doa yang dipimpin Ketua PBNU, KH Said Aqil Siraj.

Usai disalatkan, jenazah diserahkan dari pihak keluarga yang diwakili putra almmarhum, Saiful Hadi kepada PBNU. Jenazah lalu diterima Said Aqil dan diserahkan secara simbolik kepada Mensos.

“Saya atas nama negara menerima jenazah yang selanjutnya akan diberangkatkan menuju tempat pemakaman keluarga di Perguruan Darul Quran Cisarua, Bogor,” ujar Salim Segaf saat menerima jenazah Idham di depan Masjid Daruttaqwa.

Jenazah kemudian dilepas secara militer oleh beberapa anggota TNI. Kemudian jenazah dimasukkan ke dalam mobil jenazah milik TNI Angkutan Laut bernopol 9577-00 berwarna hitam. Beberapa mobil keluarga dan mobil Mensos mengikuti mobil yang membawa jenazah. Rombongan berangkat sekitar pukul 10.15 WIB.

Sebelumnya, beberapa tokoh hadir ikut melepas kepergian jenazah antara lain Menag Suryadharma Ali, politisi AM Fatwa, dan dai Zainuddin MZ. Begitu tiba di Cisarua, rencananya jenazah Idham akan langsung dimakamkan secara militer dengan Mensos sebagai irup.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…