Senin, 12 Juli 2010 11:24 WIB Pendidikan Share :

Hari pertama sekolah, siswa belajar di tempat parkir

Kediri–Hari pertama masuk sekolah, puluhan siswa SDN Doko 1 di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri mendapat kenyataan yang pahit. Mereka harus belajar di tempat parkir, setelah atap kelas mereka ambruk diterpa hujan yang disertai angin.

“Kejadiannya Rabu malam kemarin, pas sekolahan masih libur.Alhamdulillah, kok pas ambruk anak-anak sedang  libur, jadi tidak sampai ada korban,” kata Kepala Sekolah SDN Doko 1, Indah Suprihatin kepada wartawan di lokasi, Senin (12/7).

Indah mengungkapkan, ambruknya atap tiga lokal kelas pada sekolah yang dipimpinnya juga dikarenakan kondisinya sudah lapuk termakan usia. Sejak didirikan tahun 1981, bangunan sekolah tersebut belum tersentuh renovasi sama sekali. “Makanya kami juga kaget, karena dari dalam kan tertutup plafon yang relatif bagus. tidak tahunya di atas memang lapuk,” ungkapnya.

Meski atap ambruk, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak terganggu, karena pihak sekolah bersama perangkat desa sudah mempersiapkan lokasi pengganti. Masing-masing di tempat parkir sekolah untuk kelas V, kelas IV menempati halaman balai desa dan kelas VI dipindahkan ke ruang perpustakaan dan komputer.

Sedangkan untuk perbaikan, sekolah bersama komite telah menyampaikan surat pemberitahuan ke Bagian Kesbanglinmas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dan Dinas Pekerjaan Umum. Dari harapan perbaikan bisa dilakukan saat sekolah masih libur, hingga saat ini diakui belum terdapat respon positif. “Mungkin sekarang masih proses, karena ini kan murni disebabkan oleh bencana alam,” ujar Indah.

Salah seorang siswi kelas V yang belajar di tempat parkir mengaku tidak nyaman dengan kondisi yang dialaminya. Ruang terbuka yang menjadikan suasana lebih bising menjadi alasan utamanya. “Tidak bisa konsentrasi kalau belajar di sini, tempatnya ramai dan banyak debu,” ungkap Ainim.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…