Senin, 12 Juli 2010 13:49 WIB News Share :

Gelombang pasang hancurkan 33 Rumah di Sumbawa Barat

Mataram–Gelombang pasang setinggi 2,5 meter menghantam area pesisir sepanjang 500 meter di Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat, NTB Senin (12/07/2010) siang. Akibatnya, 33 rumah luluh lantak. Delapan rumah langsung rata dengan tanah, dan 25 lainnya rusak berat. Namun dilaporkan tak ada korban jiwa.

Gelombang pasang itu menerjang kawasan pantai di Labuhan Lalar, pesisir barat Pulau Sumbawa. Gelombang datang tiba-tiba, dan menghantam rumah warga yang rata-rata berjarak kurang 10 meter dari bibir pantai. Air laut telah menggenangi area 50 meter dari bibir pantai yang dihuni 800 Kepala Keluarga.

“Warga yang rumahnya roboh, kini menungsi di rumah tetangga dan di masjid,” kata Khairul Razikin, Kepala Desa Labuhan Lalar yang dihubungi detikcom, Senin siang.

Menurut Khairul, dalam tiga hari terakhir, warganya sudah mulai was-was dengan gelombang tinggi. Kendati begitu, warga yang sebagian besar nelayan, tidak ada mau mengungsi.

“Apa kami kuatirkan itu akhirnya terjadi. Ombak datang menerjang tiba-tiba,” terangnya.

Tak ada korban jiwa. Saat ombak menerjang, sebagian orang dewasa tengah beraktivitas di luar rumah, sehingga bisa menyelamatkan diri. Sementara anak-anak tengah bersekolah. Belum dipastikan, berapa kerugian yang ditimbulkan.

Dalam tiga tahun terakhir, kata Khairul, Desa Labuhan Lalar selalu dihantam gelombang pasang. Rumah yang rusak diterjang ombak Senin siang, tadinya berada di deretan ketiga dari bibir pantau. Mei tahun lalu, dua deretan rumah telah lebih dulu hancur dihantam gelombang serupa.

“Belum ada bantuan dari pemerintah. Sementara bantuan kami kumpulkan dari sesama warga,” ujarnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…