Senin, 12 Juli 2010 17:13 WIB Karanganyar Share :

Enam SD diusulkan regrouping

Karanganyar (Espos)--Sedikitnya enam SD di tiga kecamatan berbeda di Kabupaten Karanganyar diajukan untuk diregrouing dengan sejumlah pertimbangan. Selain jumlah siswa, keenam SD itu diketahui berada dalam satu kompleks.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto, melalui Kasi SD Bidang Pendidikan Dasar, Dyah Indrawati, menyebutkan enam SD itu adalah SD Negeri Ngringo 1 dan SD Negeri Ngringo 2 di Jaten, SD Negeri Cangakan 1 dan SD Negeri Cangakan 3 di Karanganyar Kota, dan SD Negeri Jumapolo 2 dan Jumapolo 3.

“Ada beberapa alasan atau pertimbangan dilakukannya regrouping. Di antaranya yaitu faktor jumlah siswa dan lokasinya. Untuk enam SD yang saat ini diajukan diregrouping, mereka juga diketahui diampu satu kepala sekolah setiap dua SD,” ungkapnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Kantor Disdikpora Kabupaten Karanganyar, Senin (12/7) siang.

Dyah menjelaskan, dari enam SD yang direncanakan diregrouping, SD Ngringo 2 memiliki jumlah siswa sebanyak 115 anak dan SD Negeri Ngringo 3 dengan 230 siswa. Sedangkan SD Negeri Cangakan 1, kata dia, tercatat mempunyai 75 siwa, dan SD Negeri Cangakan 3 dengan 213 siswa. Kondisi cukup berbeda dialami satu dari dua SD yang akan diregroup di Jumapolo.

try

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…