Senin, 12 Juli 2010 14:17 WIB Sragen Share :

Curi HP, warga Magetan babak belur dihajar massa

Sragen (Espos)--Gara-gara tepergok mencuri handphone (HP), Sholikhin, 33, warga Manjung, Magetan, Jawa Timur babak belur dihajar massa di daerah Cantel Wetan, RT 2/RW XV, Sragen Tengah, Senin (12/7). Tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Sragen.

Peristiwa itu berawal saat korban Giyatno, 29, sedang duduk di sebuah bukdeker depan rumah sambil bermain HP jenis Nokia tipe 3315. Beberapa saat berlalu, terjadi kecelakaan di perempatan tak jauh dari tempat duduknya. Korban langsung mendekati kecelakaan itu dan meletakkan HP-nya di tempat duduknya.

Tersangka yang bekerja sebagai pengamen kebetulan lewat dan melihat HP korban tergetak di atas bukdeker. Tersangka langsung menyikat HP yang ditinggal tuannya dan pergi. Korban merasa bingung ketika tidak mendapati HP-nya setelah kembali. Tetangga memberitahu korban kalau ada pengamen yang lewat depan rumahnya.

Warga langsung berdatangkan dan membantu korban menghajar tersangka. Akhirnya tersangka digelandang ke Mapolsek Sragen. Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kapolsek Sragen Kota membenarkan peristiwa itu. Menurut Kapolsek, luka tersangka tidak terlalu parah, hanya memar di bagian mukanya dan lecet di bagian kakinya.

“Sebenarnya tersangka mengamen bersama temannya. Namun temannya tidak terbukti turut serta mencuri. Dari tangan tersangka ditemukan HP Nokia tipe 3315 dengan nilai Rp 100.000 sebagai barang bukti. Tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan hukuman lima tahun penjara,” ujarnya.

trh

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…