Senin, 12 Juli 2010 15:41 WIB Hukum Share :

Brimob amankan kios gara-gara final bola

Ambon–Satu peleton aparat Brimob Polda Maluku masih melakukan pengamanan terhadap sejumlah kios di jalan Ponegoro Ambon yang dirusak massa suporter pendukung kesebelasan Belanda yang dikalahkan Spanyol 0 – 1.

Komandan Peleton Brimob Polda Makuku, Iptu Noman di Ambon, Senin (12/7), mengatakan, insiden pengrusakan ini diduga akibat massa pendukung salah satu finalis sepak bola melakukan aksi konvoi dan tanpa diketahui penyebabnya, mereka merusak sembilan kios milik warga.

“Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIT dan kami langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara karena memang sudah instruksi Kapolda untuk mengantisipasi gejolak yang timbul di masyarakat selama piala dunia Afrika 2010 berlangsung,” katanya.

Sembilan kios yang biasanya dijadikan sumber mata pencaharian warga yang menjual aneka jenis makanan, sepatu, counter pulsa maupun compact disk ini dilempari massa hingga hancur berantakan.

Niman mengatakan, sejauh ini belum ada pihak yang dijadikan tersangka dalam insiden dimaksud, tapi polisi telah meminta keterangan dua orang yang ikut dalam aksi konvoi serta meminta keterangan pemilik kios dan warga sekitar.

Salah satu pemilik kios, Diana, 35 mengaku tidak mengenal massa yang melakukan pengrusakan karena jumlah mereka lebih dari puluhan orang yang menggunakan kendaraan roda dua.

“Mereka juga melakukan pengrusakan terhadap sebuah sepeda motor yang diparkir pemiliknya di depan salah satu kios tapi beruntung tidak membakarnya,” kata Diana.

Aksi kekerasan selama berlangsungnya putaran piala dunia Afrika Selatan 2010 telah mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah rumah terbakar di kawasan Batumerah, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon) akhir pekan lalu.

ant/rif

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…