Minggu, 11 Juli 2010 15:36 WIB Solo Share :

Tali asih tak cair, warga Kentingan tempati tanah sengketa


Solo (Espos)-
-Penghuni lahan Kentingan Baru, Jebres, yang sebelumnya pindah memilih kembali menempati tanah sengketa, lantaran dana tali asih yang dijanjikan pemegang sertifikat tak kunjung turun.

Seperti dialami Saryono alias Menot, 40, penghuni Blok V Kentingan Baru yang telah pindah sepekan terakhir. Dia dijanjikan dana tali asih kepindahan Rp 5 juta oleh koordinator relokasi yang ditunjuk oleh pemegang sertifikat tanah. Tapi kendati telah pindah sepekan terakhir, dana yang dijanjikan kepada Menot tak kunjung turun. Padahal dia telah berulangkali menagih uang kepada koordinator.

“Saya sudah tanyakan kepada koordinator relokasi tapi waktunya selalu mundur. Alasannya Pak Bayu dari pihak pemegang sertifikat, masih berada di luar kota. Padahal saya belum menerima dana tali asih sepeser pun,” ujarnya saat ditemui Espos, Minggu (11/7).

Dikarenakan merasa diombang-ambingkan, Menot mengadu kepada pengurus Paguyuban Bina Masyarakat Kentinga Baru, Sabtu (10/7) pagi. Dalam kesempatan itu dia menyatakan ingin kembali ke Kentingan Baru.

kur

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…