Minggu, 11 Juli 2010 07:18 WIB News Share :

Perlu dipikirkan desain toilet yang tertutup atas-bawah

Jakarta — Artis Feby Febiola direkam saat buang air kecil di toilet mal. Pihak mal harus lebih memikirkan keamanan selain kebersihan toilet. Hingga perlu dipikirkan juga desain toilet yang aman.

“Rata-rata toilet umum tidak tertutup rapat, baik atas atau bawah. Perlu dipikirkan bagaimana desain (toilet) bisa melindungi penggunanya, dan menjamin keamanannya,” ujar Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Huzna Gustiana Zahir ketika dihubungi detikcom, Minggu (10/7).

Huzna menambahkan, desain toilet, keamanan plus kebersihannya menjadi tanggung jawab pihak mal. Perlu ditinjau ulang bagaimana seharusnya menjaga keamanan di toilet, tak hanya di mal, tapi juga di tempat-tempat umum.

“Bisa cleaning service yang selalu standby di dalam. Kalau cleaning service nggak selalu standby di situ bisa ditambah security di luar,” jelasnya.

Selain itu, orang-orang pengunjung mal diharapkan waspada hingga menegur kalau ada orang yang salah masuk ke toilet.

“Kita mesti lebih berhati-hati juga apalagi malam hari di tempat publik. Sebaiknya tidak sendiri ke toilet, karena potensi kejahatan di tempat-tempat yang sepi itu tinggi. Kuncinya lebih ke pengamanan,” jelas dia.

Yogi dipergoki Feby tengah merekam di toilet wanita Mal FX pada 30 Juni 2010 lalu pukul 23.15 WIB. Saat itu di dalam toilet, Feby tersadar ada kamera HP BlackBerry di atas dia yang sedang merekam.

Pelaku diketahui bertempat tinggal di Bintaro. Pihak FX langsung menangani kasus itu, dan membawa pelaku ke Polsek Tanah Abang.

Kepada detikcom manajer Feby, Tini mengaku Feby sudah di-BAP pihak kepolisan pada 8 Juli. Dari BB pria tersebut, Feby mengetahui, bukan hanya dirinya yang direkam. Namun ada sekitar 4 hingga 5 perempuan yang telah diambil gambarnya oleh pria tersebut.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…