Minggu, 11 Juli 2010 18:11 WIB Boyolali Share :

Lagi, warga temukan mayat janin

Boyolali (Espos)--Kasus penemuan mayat orok atau janin kembali terjadi di wilayah Kabupaten Boyolali. Setelah sebelumnya terjadi di Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, kali ini kasus serupa terjadi di Dukuh/Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari.

Pada Sabtu (10/7) petang lalu, warga di wilayah Dukuh Glonggong tersebut digemparkan dengan ditemukannya mayat janin yang diperkirakan berusia sekitar lima bulan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pungkruk Nyonyah, dukuh setempat.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, Minggu (11/7), mayat janin berjenis kelamin laki-laki tersebut kali pertama ditemukan salah seorang warga setempat, Leginah, 35, pada Sabtu lalu, sekitar pukul 17.00 WIB, ketika sedang mencari bunga di TPU Pungkruk Nyonyah.

Leginah merasa curiga saat melihat ada gundukan tanah namun bukan merupakan tempat makam. Dari gundukan tanah tersebut juga tercium bau busuk yang sangat menyengat.

Karena penasaran, Leginah pun membongkar gundukan tanah tersebut, namun terkejutlah dia saat mengetahui bahwa di balik gundukan tanah itu ada sesosok mayat janin dalam kondisi sudah membusuk.

Kapolres Boyolali, AKBP Romin Thaib SIK, melalui Kapolsek Nogosari, AKP Suyatno mengatakan saat ditemukan mayat janin tersebut sudah dalam kondisi membusuk. Diperkirakan mayat itu sudah berada di TPU tersebut selama hampir sepekan lamanya.

sry

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…