Minggu, 11 Juli 2010 19:49 WIB Boyolali Share :

Lagi, Kejari kembalikan berkas kasus buku ajar 2003/2004

Boyolali (Espos)–Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali kembali mengembalikan berkas kasus dugaan korupsi buku ajar tahun 2003/2004 dengan tersangka Agus Wahyudi Mustofa ke penyidik Polres Boyolali. Pengembalian berkas dugaan korupsi senilai sekitar Rp 8,7 miliar ini merupakan kali ketiga yang dilakukan oleh pihak Kejari.

Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kasatreskrim AKP Asnanto mengakui jika berkas perkara buku ajar dengan tersangka Agus Wahyudi Mustofa telah dikembalikan lagi. Pasalnya, masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi.
“Memang masih P-19 atau belum lengkap. Berkas akan kami lengkapi sesuai dengan petunjuk dari kejaksaan,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/7).

Dikatakannya, secara materiil berkas acara pemeriksaan (BAP) tersangka Agus Wahyudi Mustofa itu sudah lengkap. Namun, secara formil kurang lengkap.

“Kalau sudah lengkap sesuai dengan petunjuk kejaksaan, BAP akan segera kami kirim kembali ke kejaksaan,” tambah dia.
Sementara, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Boyolali Prihatin SH membenarkan adanya pengembalian BAP kasus dugaan buku ajar dengan tersangka Agus Wahyudi Mustofa.

“Berkas masih P-19, masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi, tetapi tidak terlalu banyak,” jelasnya kepada wartawan.
Ditambahkannya, kekurangan yang perlu dilengkapi penyidik itu, hanya beberapa hal saja. Tidak terlalu signfikan. Namun demikian, jelas Prihatin, tetap akan berpengaruh dalam proses persidangan di pengadilan nantinya.

fid

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….