Minggu, 11 Juli 2010 20:29 WIB News Share :

Hermans Sarens meninggal, tanah sengketa di Mampang dihibahkan ke TNI

Jakarta — Brigjen Purn Herman Sarens Soediro (81) meninggal dengan menyisakan kasus sengketa tanah 29.085 m2 di Mampang, seberang kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Pihak keluarga menyatakan, tanah tersebut dihibahkan kembali ke TNI.

“Kami dari keluarga, atas pesan beliau menghibahkan tanah di Mampang kepada negara khususnya TNI,” kata anak pertama Herman Sarens, Ferry Soediro di rumah duka, Jl Daksa I, Jakarta Selatan.

Ferry berharap, dengan demikian masalah sengketa bertahun-tahun antara Herman dan TNI akan usai sudah. “Surat-surat sudah atas nama anak-anaknya,” imbuh Ferry.

Herman akan dimakamkan di Ciamis, Senin (12/7) besok. Menurut keluarga, almarhum menolak dikebumikan di TMP Kalibata dan memilih di lokasi pekuburan keluarga.

Herman meninggal karena terkena serangan jantung usai sesak nafas sebelumnya. Dia meninggalkan 4 anak, 17 cucu dan 17 cicit.

“Sesak nafas terlebih dahulu. Merembet ke jantung,” imbuh Ferry.

dtc/tya

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…