Minggu, 11 Juli 2010 17:16 WIB News Share :

Herman Sarens Sudiro meninggal dunia di RSPP Pertamina

Jakarta--Kabar duka kembali hadir di akhir pekan ini. Setelah mantan Ketua DPR/ MPR KH Idham Chalid, kabar duka juga datang dari keluarga Brigjen Purn Herman Sarens Sudiro. Herman yang sempat ramai dengan kasus sengketa tanah menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (11/7) pukul 11.00 WIB siang ini.

“Saya baru dapat kabar dari putrinya, Reni. Katanya tadi pukul 11.00 WIB Pak Herman Kembali ke hadirat Allah, setelah tadi malam anfal,” kata Mantan Menpora Adhyaksa Dault, Minggu (11/7/2010).

Menurut Adhyaksa, Herman meninggal di RSPP Pertamina setalah dirawat sejak semalam. Rencananya, Herman akan dimakamkan besok. Saat ini jenazah akan disemayamkan di kediamannya Jl Daksa I Kebayoran Baru.

“Rencananya beliau akan disemayamkan di rumah duka Jalan Daksa I Kebayoran Baru. Rencananya besok akan dimakamkan,” paparnya.

Adyaksa mengajak semua pihak mengambil hikmah atas meninggalnya Herman. Sebab, sebelum meninggal Herman pernah menghebohkan berita di tanah air terkait sengketa tanahnya.

“Ini pelajaran bagi saya. Ini hikmah. Apapun pangkat seseorang suatu saat kita akan kembali kepada-Nya. Jadi jangan lalu kita mentang-mentang. Apapun beliau pernah berjasa pada Republik ini,” paparnya.

Adyaksa berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan selalu menjaga persatuan dan kerukunan. “Kepada ahli waris, saya berharap tetap sabar dan bisa rukun,” pungkasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…