Minggu, 11 Juli 2010 15:49 WIB Wonogiri Share :

Gas meledak, 1 orang luka


Wonogiri (Espos)–
Seorang warga Perumahan Giri Asri RT 2/RW III Desa Singodutan, Selogiri, Wonogiri, Sutarno, 39, mengalami luka bakar akibat ledakan gas di dapur rumahnya, Minggu (11/7) pagi. Peristiwa ini menambah panjang deretan korban ledakan gas elpiji di tanah air beberapa pekan terakhir.

Rumah itu sendiri tidak mengalami kerusakan berarti. Hanya eternit di langit-langit rumah jebol serta pintu dapur yang rusak. Atap kamar mandi yang berdekatan dengan dapur juga mengalami sedikit kerusakan. Sedangkan isteri korban dan anak perempuannya yang masih berusia 4,5 tahun selamat tanpa cedera.

Isteri korban, Okti Tri Peni, 28, ditemui di rumahnya Minggu pagi, mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika dirinya hendak memasak di dapur sekitar pukul 05.30 WIB. Saat membuka pintu dapur tiba-tiba tercium bau gas yang sangat menyengat. Dia pun langsung membuka pintu dapur lebar-lebar dan memanggil suaminya, Sutarno, agar membawa tabung gas ukuran 3 kg yang biasa dipakainya ke luar rumah.

Mengira kondisi sudah aman karena tabung gas dan kompornya sudah dibawa keluar, Sutarno, yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan sebuah apotek di Wonogiri ini kemudian mengambil alih tugas di dapur. Dia pun menyalakan kompor minyak tanah di dapur tersebut. Saat itulah, terdengar bunyi ledakan. Kemungkinan karena sisa gas yang bocor masih terperangkap di dapur itu. Jika dilihat, dapur rumah itu memang kekurangan ventilasi. Satu-satunya jalan sirkulasi udara adalah pintu yang menghubungkan dapur dengan ruang tamu.

Sisa gas itu diduga tersambar api dari korek yang dinyalakan Sutarno kemudian meledak. Sutarno mengalami luka bakar di bagian depan tubuhnya mulai dari kedua kaki, dada, dan tangan. Muka Sutarno, kata Okti, juga terlihat merah-merah, rambutnya terbakar dan mengeluhkan pendengarannya agak terganggu.

shs

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….