Sabtu, 10 Juli 2010 16:30 WIB Solo Share :

Wawali Solo tolak Senpi bagi Satpol

Solo (Espos)–Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo dengan tegas menolak kebijakan untuk memberikan senjata api (Senpi) bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol).

Dia mengatakan, tugas Satpol PP bukan untuk menindak pelaku kriminal ataupun menyelesaikan masalah dengan menggunakan senjata ataupun alat pemukul lainnya, seperti tongkat atau lainnya. Dia mengkhawatirkan hal tersebut justru akan memicu hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuan dari musyawarah mufakat itu sendiri.

“Tidak setuju. Satpol PP tidak akan dipersenjatai dengan senjata api,” jelas dia ketika dijumpai Espos pada acara peletakan batu pertama di SMK 6 Solo.

Dia mengatakan, untuk menyelesaikan masalah seperti penertipan pedagang kaki lima (PKL) yang dibutuhkan adalah koordinasi dan pendekatan secara manusiawi, bukan dengan cara kekerasan atau adu kekuatan. Sementara untuk mengamankan tamu-tamu penting negara, pihaknya dapat berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Saya kira kok tidak perlu, saya percaya dengan adanya penanganan masalah secara pendekatan face to face semuanya dapat terselesaikan dengan baik,” jelas dia.

das

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…