Sabtu, 10 Juli 2010 12:47 WIB News Share :

Tifatul
infotement jangan adu domba

Jakarta--Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengatakan pemberitaan infotainment harus berimbang. Ia mengharapkan, pemberitaan infotaimen tidak bersifat provokasi dan harus fair.

“Kalau menurut saya (infotainment) jangan sifatnya dalam tanda kutip mengadu domba, suami istri tadinya baik-baik saja, yang satu dipanas-panasi dan yang satu juga dipanas-panasi sampai bercerai itukan tidak bagus. Jadi ungkapkan fakta silakan saja, tapi jangan provokasi, jangan memanas-manasi,” kata Tifatul Sembiring, usai peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1431 H, di Istana Negara, Jakarta.

Menurut Tifatul, infotainment sudah menjadi peluang bisnis yang besar, dimana penikmat atau penonton cukup besar di Indonesia. Sementara terkait usulan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), agar Infotainment tidak termasuk dalam katagori sebuah berita, Tifatul enggan mencampurinya.

“Silakan saja itukan kewenangannya diatur oleh UU. Jadi silakan saja,” ujar mantan Presiden PKS ini.

Menurut Tifatul, dalam hal ini pemerintah tidak bisa turut campur dalam permasalahan atau rencana kerja KPI. “KPI itu kan komisi, pemerintah sebenarnya tidak boleh ikut campur ya, kepada kewenangan KPI. Mereka punya kewenangan dan batas-batasan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh media, agar selalu berimbang dalam pembuatan sebuah berita. “Secara umum seluruhnya kita himbau berita yang berimbang, tidak provokasi atau fair, kalau misalnya ada ini (pemberitaan)

dikonfirmasi,” pungkas Tifatul.

inilah/isw

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…