Sabtu, 10 Juli 2010 14:44 WIB News Share :

Penerimaan PNS Kemenkeu dijamin bebas KKN


Jakarta–
Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjamin penerimaan pegawai baru di Kementerian Keuangan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Dijamin. Saya hadir di sini karena untuk menekankan standar yang baik, kita nggak ada toleransi (untuk KKN),” ujarnya saat memantau pelaksanaan ujian masuk pegawai Kementerian Keuangan di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/7).

Untuk menghindari KKN tersebut, Agus menyatakan dalam proses penerimaan pegawai baru Kemenkeu, pengawasan dari Sekjen dan Irjen terus dilakukan hingga proses akhir seleksi pegawai.

“Sistem yang kita punya untuk manjaga kualitas supaya tetap transparan, kita selalu didampingi tim pengawas, kita nggak perlu tahu di mana mereka dengan SOP-SOP. Sejak awal program ini dilakukan Sekjen dan Itjen terlibat. Jadi pengawasan terlibat dari awal dan akhir. Keterlibatan eselon 1 dalam seleksi saya harapkan kualitas terjaga,” jelasnya.

Namun, Agus Marto tidak pungkiri kalau memang sering terjadi proses KKN jika telah sampai pada tingkat atas. Untuk itu, dia menegaskan kepada bagian SDM Kemenkeu agar menjaga betul, tidak adanya titip-menitip nama untuk masuk sebagai pegawai Kemenkeu.

“Semua ini contoh dari atas, kalau tidak ada jalur khusus dan titipan-titipan maka bisa terjaga. Saya betul-betul tidak ingin terjadi itu (KKN), tolong Pak Anas (bagian SDM) untuk perhatikan itu. Kalau ada titip-titipan, anggap saja baca koran. Tidak boleh dilakukan surat menyurat,” tegasnya seraya mengingatkan para pegawainya yang bertanggung jawab atas proses penyeleksian pegawai baru ini.

dtc/isw

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…