Sabtu, 10 Juli 2010 14:52 WIB News Share :

Komisi I DPR tunggu KPI soal sensor bagi infotainment

Jakarta–Komisi I DPR belum mengambil sikap terkait rencana sensor bagi tayangan infotainment. Komisi I DPR, masih menunggu sikap resmi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

“Kita lihat saja dulu bagaimana perkembangan lebih lanjut tentu akan kita bahas dan tanyakan penjelasannya di RDP (rapat dengar pendapat) dengan KPI nantinya,” kata Ketua Komisi I DPR kemal Aziz S, Sabtu (10/7).

Kemal menilai, sensor bagi tayangan infotainment ini merupakan suatu wacana yang baru muncul. Juga sesuai rekomendasi Rakornas KPI untuk meninjau kembali kedudukan infotainment dan reality show untuk tidak dimasukkan dalam progran faktual.

“Sebab seringkali tidak sesuai dengan fakta dan kaidah-kaidah jurnalistik serta melanggar kode etik jurnalistik. Untuk itu KPI akan terlebih dahulu membicarakannya dengan Dewan Pers serta LSF. Jika masuk program non faktual ada kemungkinan harus lolos sensor LSF seperti film, sinetron, atau iklan,” tutupnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…