Sabtu, 10 Juli 2010 12:59 WIB News Share :

GIB
rekening gendut juga dimiliki Kejaksaan & Kehakiman

Jakarta--Dalam 1.100 rekening gendut, Polri telah menemukan 21 di antaranya adalah milik aparat kepolisian. Gerakan Indonesia Bersih (GIB) mendesak Kejaksaan dan Kehakiman tidak menutup-nutupi korpsnya atas kemungkinan itu.

“Bukan hanya milik Polri, Kejaksaan dan Kehakiman juga perlu. Yang baru terungkap kan baru Polisi, Kejaksaan dan Kehakiman belum,” ujar Koordinator GIB Adhie Masardi kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (10/7).

Adhie menilai banyaknya ribuan rekening gendut milik pejabat tersebut bukan merupakan hal aneh. Bahkan, menurut mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid itu, lebih banyak rekening tidak wajar yang belum terungkap.

“Kalau melibatkan kekuasaan maka tidak akan terungkap. Ini kan ribuan rekening, maka Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) harus membuka rekening-rekening para pejabat publik yang berurusan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Adhie pun mengimbau PPATK untuk bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk membuka persoalan pelik ini. “Menurut saya PPATK bisa mengawali kerjasama dengan Polisi. Yang agak rumit baru dihibahkan ke KPK,” tandasnya.

inilah/isw

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Di Kampus Undip Semarang, Jokowi Buka-Bukaan soal Ambisinya…

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dimanfaatkannya untuk buka-bukaan soal ambisinya. Solopos.com, SEMARANG — Presiden Joko Widodo mengaku tidak mempermasalahkan jika ada pihak-pihak yang menyebutnya terlalu ambisius, terutama dalam menetapkan target proyek infrastruktur, termasuk pembangunan…