Sabtu, 10 Juli 2010 22:03 WIB Solo Share :

Atraksi budaya Jawa betot ribuan pengunjung

Solo (Espos)–Sebanyak lima atraksi budaya yang digelar di sithinggil Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berhasil membetot ribuan pengunjung. Acara yang digelar selama tiga hari tersebut, Jumat-Sabtu (9-10/7) telah menginsipirasi warga Solo dan luar Solo betapa budaya Jawa begitu kaya ajan ragam budaya.

Sejumlah atraksi budaya hasil kerjasama Pemkot Solo dengan Keraton tersebut antara lain demo pembuatan dan perawatan pusaka, atraksi kuliner keraton, paes pengantin agung, display batik keraton, hingga seni pertunjukkan.

Dalam setiap atraksi juga menampilkan ragam budaya secara detail. Pembuatan dan perawatan keris atau pusaka misalnya. Di sana, masyarakat tidak hanya dikenalkan teknis pembuatan atau perawatannya saja. Namun, juga dipandu memahami makna filosofisnya.

“Tujuan acara ini memang untuk membuka cakrawala masyarakat bahwa yang dinamakan Solo sebagai Kota Budaya itu ya memang kaya ragam budaya dan makna filosofisnya,” kata Pengageng III Pariwisata dan Museum Keraton Kasunanan Surakarta, KP Satrio Hadinagoro di Sithinggil, Sabtu (10/7).

Satrio menegaskan, saat ini orang banyak mendengar Solo sebagai kota budaya hanya sebatas terpesona pada kemegahan karya fisik dan kasat mata. Namun, kekayaan budaya yang tak terlihat yang sebenarnya inti dari kebudayaan justru tak dikenal masyarakat.

asa

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…