Sabtu, 10 Juli 2010 18:49 WIB News Share :

Aktivis ICW diserang, Tama minta perlindungan LPSK

Jakarta--Setelah diserang orang tidak dikenal, Tama S Langkun merasa perlu dilindungi oleh LPSK. Aktivis ICW itu merasa terancam.

“Saya pikir perlu (dilindungi) karena ini terjadi (penyerangan) dan saya terluka,” kata Tama saat ditemui RS Asri, Jalan Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (10/7/2010).

Tama mengaku telah melihat belasan sketsa yang diduga pelaku. Namun dari semua sketsa tersebut belum ada yang cocok dengan penyerangnya.

“Muka-muka yang dicurigai melakukan penyerangan terhadap saya tapi belum ada yang cocok,” kata Tama.

Siapa kira-kira pelakunya? “Saya belum bisa menuduh,” kata Tama.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…