Jumat, 9 Juli 2010 20:17 WIB News Share :

Teten
KPK bisa minta kuasa Presiden buka 'rekening gendut'

Jakarta— Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki mengatakan, KPK bisa meminta surat kuasa dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan izin membuka rekening bermasalah perwira tinggi Polri.

“KPK bisa meminta kuasa kepada Presiden,” kata Teten setelah melakukan pengaduan di kantor KPK, Jakarta, Jumat (9/7).

Sekjen TII itu menuturkan, hal tersebut pernah dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam mengusut tuntas sejumlah rekening terkait dengan kasus Gayus Tambunan. Teten juga mendesak agar Polri segera membeberkan secara transparan mengenai berbagai bisnis yang kerap menjadi alasan dari munculnya sejumlah “rekening gendut” perwira kepolisian.

“Jadi bukan hanya mengatakan bahwa ini bukan hasil dari korupsi,” katanya.

Senada dengan Teten, Koordinator ICW Illian Deta Arta Sari mengatakan, bisnis yang melibatkan petinggi Polri harus dibuka selebar-lebarnya. Illian mengutarakan agar dijelaskan kepada publik bahwa bisnis itu seperti dengan pihak mana saja dan berapa besar omzetnya.

“Banyak hal yang menggantung terkait bisnis itu sehingga perlu ada pembuktian,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…