Jumat, 9 Juli 2010 22:39 WIB Hukum Share :

Sidang uji materi UU Perkawinan ditunda

Jakarta–Sidang permohonan uji materi Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan yang dijadwalkan digelar di Mahkamah Konstitusi, Jumat (9/7), karena pemohon uji materi tidak datang.

Sidang yang rencananya dimulai pukul 09.30 WIB dengan majelis hakim terdiri dari Mahfud MD sebagai ketua dan anggota Harjono serta Achmad Sodiki tanpa dihadiri oleh pemohon Hj Aisyah Mochtar yang akan didampingi kuasa pemohon Rusdianto M, Oktryan Makta serta Miftachul IAAA.

Dalam permohonannya Hj Aisyah Mochtar secara langsung mengalami dan merasakan hak konstitusionalnya dirugikan dengan berlakunya UU Perkawinan  terutama berkaitan pasal 2 ayat 2 dan pasal 43 ayat 1.

Aisyah Muchtar merasa pasal tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum berkaitan dengan status perkawinan dan status hukum anak yang dihasilkan dari perkawinannya.

Dalam UU perkawinan  asas yang diberlakukan adalah asas monogami, sehingga perkawinan pemohon tidak dapat dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Menurut pemohon, asas UU Perkawinan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan pasal 28 B ayat 1 dan 2 serta pasal 28 D ayat 1 UUD 1945, dimana setiap orang memiliki kedudukan dan hak sama termasuk untuk mendapatkan pengesahan atas pernikahan dan status hukum anaknya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…