Jumat, 9 Juli 2010 20:59 WIB News Share :

Polda Jaya bersedia amankan aktivis ICW

Jakarta–Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jakarta Raya Inspektur Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan, pihaknya bersedia memberikan pengamanan kepada anggota Indonesia Corruption Watch (ICW) pascakejadian penganiayaan terhadap Tama Satya Langkun.

“Yang jelas kita siap mengamankan apabila anggota ICW membutuhkan perlindungan,” kata Timur Pradopo di Jakarta, Jumat (9/7).

Timur menyebutkan pengamanan terhadap aktivis ICW itu agar tidak terjadi lagi peristiwa pengeroyokan seperti yang dialami Tama.

Sebelumnya, beberapa orang tidak dikenal melakukan penyerangan terhadap Tama dan temannya, Khadafi, di sekitar Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis sekitar pukul 03.30 WIB.

Tama dan Khadafi, yang berkendara sepeda motor, dipepet sebuah kendaraan roda empat dan roda dua, kemudian pelaku menganiaya keduanya hingga terluka.

Tama tercatat sebagai anggota ICW yang mengungkapkan rekening besar milik sejumlah perwira tinggi Mabes Polri kepada Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Kasus dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait dengan pengungkapan pelaku pengeroyokan terhadap aktivis ICW, Timur menuturkan penyidik sudah meminta keterangan dari enam saksi.

Namun demikian, jenderal polisi bintang dua itu menyatakan polisi belum menemukan titik terang untuk menangkap pelaku pengeroyokan Tama dan Khadafi.

“Kita terbatas dengan alat bukti yang didapatkan,” ujar Timur.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…