Jumat, 9 Juli 2010 21:42 WIB News Share :

Edward minta publik percaya Polri bukan penyerang aktivis ICW

Jakarta–Polisi membantah ada di balik penyerangan aktivis ICW Tama S Lankun. Masyarakat diminta menahan diri dan tidak menuduh polisi macam-macam.

“Percayai kami dan bantu kami,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (9/7).

Edward mengatakan, secara institusi, Mabes Polri menegaskan tidak terkait dengan penyerangan Tama maupun pengeboman di kantor Tempo. “Polri tidak pernah berpikiran untuk melakukan perbuatan keji seperti itu,” katanya.

Meski begitu, Mabes Polri tidak akan menutup kemungkinan jika ternyata pelaku penyerangan dan pengeboman adalah dari oknum aparat. Edward berjanji akan mengusutnya dengan tuntas.

“Kami meminta masyarakat untuk mempercayai Polri untuk mengungkap kasus ini secara profesional, kami berjanji akan mengungkap kasus ini secara profesional,” janji Edward.

Edward mengatakan, hingga saat ini, tiga saksi sudah diperiksa. Langkah-langkah untuk mengungkap siapa pelakunya, masih dilakukan.

dtc/ tiw

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….